Pengertian Utility dan Roadmap

2 min read

Pengertian Utility


Di dunia NFT yang sangat cepat bergerak, ada istilah seperti ‘utility’ yang artinya adalah kegunaan. Apa maksud dari kegunaan ini?

💡 Utility adalah nilai kegunaan dari suatu NFT yang dibeli

Misalnya dalam proyek NBA Topshot, ketika kamu berhasil mengoleksi jenis NFT tertentu, kamu berhak mendapatkan akses gratis ke lima pertandingan NBA pilihanmu.

Hal tersebut membuat NFT yang dimiliki menjadi punya nilai tambah yang bisa ‘digunakan’. Tentunya hal ini membuat NFT menjadi semakin bernilai dan tak lagi hanya dianggap sebagai barang kosong.

Akhir-akhir ini, banyak sekali proyek dan karya NFT mulai mengembangkan utility dalam NFT yang mereka jual. Rencana-rencana pengembangan utility ini yang biasanya dikomunikasikan dalam bentuk roadmap, yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya di bawah ini.

Pengertian Roadmap

Dalam beberapa karya atau proyek NFT, mungkin kamu pernah melihat ada istilah ‘roadmap’ yang seringkali digunakan. Lalu, apa itu roadmap sebenarnya?

💡 Roadmap adalah dokumen yang menjabarkan pengembangan masa depan sebuah karya NFT

Meskipun tak ada bentuk yang pakem roadmap haruslah seperti apa, namun roadmap biasanya mengandung elemen-elemen berikut ini:

  • Timeline → menjelaskan waktu yang dibutuhkan untuk pengembangan ke depan
  • Milestones → menjelaskan karya, fitur atau pencapaian yang akan dilakukan pada jangka waktu tertentu
  • Strategi → menjelaskan detail bagaimana pengembangan akan dilaksanakan

Kegunaan roadmap sendiri adalah untuk menunjukan bentuk komitmen terhadap para pembeli dan calon pembeli NFT, bahwa sang kreator punya tujuan jangka panjang yang akan terus diraih.

Tak semua karya atau proyek NFT punya roadmap. Biasanya proyek NFT yang memiliki basis keterlibatan komunitas tinggi yang punya roadmap (seperti proyek game, animasi, dll).

Jika kamu adalah kreator NFT yang kelihatannya memiliki kebutuhan untuk membuat roadmap ke depannya, ikuti tips-tips di bawah ini.

Tips Menyusun Roadmap Yang Baik

  • Buatlah Tujuan Akhir → Jika proyek NFT kamu hanyalah bertujuan akhir membuat karya seni yang bisa dikoleksi, rasanya tidak perlu membuat roadmap. Namun, jika karya kamu akan berkembang menjadi format lain, konten tambahan, dll maka kamu perlu menentukan pengembangan itu semua akan ditujukan untuk apa dan kapan selesainya. Sebagai contoh, proyek NFT Roborovski adalah proyek NFT animasi yang dibangun oleh sekumpulan aktor-aktris Hollywood, yang memiliki tujuan akhir animasi mereka suatu hari bisa diangkat ke layar lebar pada tahun yang ditentukan. Pengembangan lain seperti pembuatan komik, short film, dll hanyalah milestones yang dibutuhkan menuju tujuan akhir layar lebar dari proyek ini.
  • Libatkan Komunitas → Roadmap tak perlu sepenuhnya dibuat oleh kamu sebagai kreator, namun juga bisa didiskusikan, bahkan ditentukan oleh komunitasmu. Sebagai contoh, sebuah komunitas bernama MakerDAO membuat sistem voting untuk menyusun skala prioritas hal apa dulu yang ingin dikembangkan dan keputusan hasil votingnya akan diolah menjadi roadmap.
  • Timeline Yang Realistis → Tak ada yang akan percaya jika roadmap kamu terlalu menjanjikan banyak hal dalam waktu yang singkat. Kecuali kamu memiliki reputasi yang sangat baik, roadmap yang sangat ambisius justru bisa memancing skeptisisme orang-orang terhadap proyek NFT kamu.

Dalam beberapa kasus, roadmap tak diartikan hanya sebagai pengembangan, tapi bisa juga diartikan sebagai rencana-rencana aktivitas sebuah komunitas ke depannya. Contohnya adalah seperti roadmap proyek musik di bawah ini.

Masih ingin lanjut belajar? Cek materi lainnya:

  • Loading comments...